WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG
Tampilkan postingan dengan label DUNIA HERBAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DUNIA HERBAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Obat Jerawat Alami


artikel ini aku ambil dari harian sinar harapan medio 2003 kalo gak salah. artikel ini sangat aku perlukan, karena aku sangat bermasalah dengan kulit muka, jerawat, komedo, flek hitam. duhhh...hancur deh pokoknya. so.. biar tetap bisa jadi referensi aku tuk "permak" wajah makanya aku posting kesini. dan mudah-mudahan teman-teman lain yang memiliki maslah yang sama bisa saling bertukar informasi disini.


Mengobati Jerawat dengan Cara Alami
Jerawat merupakan jenis penyakit kulit yang biasa ditemukan di semua kalangan, terutama remaja. Penyebabnya antara lain faktor keturunan, ketidakseimbangan hormon, bakteri, tekanan psikologis, dan cuaca.
Umumnya jerawat muncul pada masa remaja, tapi tidak jarang orang dewasa yang mengalaminya. Bagi kaum perempuan jerawat bisa muncul apabila datang haid atau hamil dan bisa muncul di bagian tubuh mana saja, tidak hanya di wajah. Selain itu alergi terhadap obat tertentu juga dapat merangsang tumbuhnya jerawat.
Munculnya jerawat juga sering dikaitkan dengan konsumsi makanan tertentu seperti kacang-kacangan, cokelat, atau goreng-gorengan. Meski demikian belum ada hasil penelitian yang menguatkan dugaan ini.
Semua tipe jerawat —baik komedo, jerawat biasa, maupun jerawat batu— memang sangat mengganggu. Namun cara-cara berikut ini dapat dilakukan sendiri guna mencegah maupun mengobati jerawat. Bahan-bahan berasal dari sekitar kita dengan cara yang tidak sulit dan menyita waktu.

Cuci Muka
Kulit wajah yang berminyak atau wajah yang mempunyai kecenderungan muncul jerawat harus dibersihkan dua kali sehari. Sangat dianjurkan mencuci muka dengan pembersih yang PH-nya sedikit asam untuk menjaga kebersihan wajah yang berjerawat.
Air seduhan 7-10 lembar daun sirih (Piper betle) mujarab untuk mematikan bakteri yang menyebabkan jerawat sehingga dapat digunakan untuk mencuci muka sebanyak dua atau tiga kali sehari.
Menurut pengalaman beberapa orang, membasuh wajah dengan air es juga dapat mengurangi timbulnya jerawat. Hal ini dipercaya dapat mengurangi minyak pada wajah.
Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), yang ditumbuk halus dan dicampur dengan sedikit air garam juga dapat digunakan untuk membersihkan wajah berjerawat. Menurut beberapa ahli kulit, belimbing wuluh bersifat sejuk, dan berkhasiat sebagai antiradang dan astrigen (memperkecil pori-pori kulit wajah).
Wajah berjerawat juga lebih segar jika diuapi dengan seduhan satu bungkus daun teh. Sebungkus kecil daun teh yang diseduh dengan air panas baru mendidih, lalu uapkan pada wajah yang berjerawat.

Masker
Sementara buah mengkudu dapat dimanfaatkan sebagai masker pemulus wajah. Masker mengkudu tidak hanya mengatasi jerawat, panu, kulit yang keriput dan kering pun hilang lenyap, otot-otot muka menjadi lebih relaks.
Jeruk nipis (Citrus aurantium) yang dioleskan pada wajah malam hari sebelum tidur dan baru dibersihkan pada pagi harinya, dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat. Hal yang sama juga dapat dilakukan dengan buah tomat (Solanum lycopersicum).
Masker lain yang dapat digunakan mengatasi jerawat adalah masker temulawak (Curcuma xanthorizza). Kompres wajah dengan air es setelah menggunakan masker akan membantu meningkatkan hasilnya.
Daun dewa dan mahkota dewa juga berkhasiat sebagai obat jerawat. Tanaman lain yang dapat dimanfaatkan sebagai masker antijerawat adalah tumbukan pucuk daun jambu batu (Psidium guajava). Lidah buaya (Aloe vera) yang terkenal dapat menghaluskan kulit juga dapat digunakan sebagai masker penghilang jerawat.
Kentang (Potato solanum tuberosum) juga dapat dikompreskan pada jerawat. Potongan kentang yang diiris tipis-tipis ditempelkan pada kulit yang meradang karena jerawat hingga warna kentang keabu-abuan dan kering.
Sedangkan flek-flek hitam di wajah bekas jerawat dapat dihilangkan dengan masker jagung (Zea mays) muda atau bengkoang. Parutan jagung muda atau bengkoang dioleskan ke bagian-bagian yang hitam lalu diamkan sampai mengering.
Jerawat jenis komedo dapat dihilangkan dengan masker peel off dari gelatin buatan sendiri. Bahan-bahannya: satu sendok makan bubuk gelatin yang bisa dibeli di pasar swalayan, dua sendok makan susu cair dingin, dan satu butir putih telur. Susu cair dingin dan gelatin dicampur lalu dipanaskan, jaga jangan sampai menggumpal. Setelah leleh, dinginkan sampai hangat, lalu campurkan dengan putih telur. Oleskan adonan tadi ke wajah, kecuali seputar mata dan bibir. (nat)

Copyright © Sinar Harapan 2003

Selasa, 19 Oktober 2010

Teh Kemangi ???



pohon-kemangiKemangi, selain sebagai bumbu dapur dan pelengkap sambal, juga bermanfaat sebagai obat alami. Berikut ini beberapa resep daun kemangi untuk obat alami yang bisa Anda coba:
1. Teh yang dibuat dari daun kemangi dapat digunakan untuk mengatasi mual, disentri, atau menurunkan panas (sebagai antipiretik). Caranya, satu sendok makan daun kemangi kering diseduh dengan setengah cangkir air, lalu diminum. Bila perlu tambahkan madu sebagai pemanis.
2. Untuk mengobati panu, ambil segenggam daun kemangi, cuci, tumbuk halus, beri sedikit air kapur sirih. Gosokkan ramuan ini pada kulit yang berpanu. Lakukan 2 kali sehari.
3. Untuk sariawan, ambil 50 helai daun kemangi, cuci bersih, kunyah sampai halus selama 2-3 menit, telan. Minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari.
4. Untuk mengurangi bau nafas tak sedap, sering-seringlah makan lalapan daun kemangi, daun kunir dan beluntas.
5. Mengatasi bau keringat, biasakan mengkonsumsi kemangi sebagai lalapan. Sebagai permulaan, lakukan setiap hari selama 1 minggu.
6. Mengobati kutil, cuci bersih daun kemangi, gosokkan pada kutil secara teratur.
Khasiat lainnya dari kemangi :
  • Mengandung senyawa arginine yang juga dapat menurunkan kadar gula dalam darah.
  • Minyak atsiri dalam kemangi dapat dipakai sebagai aroma terapi dan menyegarkan tubuh.
  • Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran pembuatan obat ataupun untuk perawatan tubuh seperti sabun mandi, biang parfum, body lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan.
  • Minyak kemangi berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan seperti salah cerna, muntah-muntah, infeksi usus, radang lambung, serta gas dalam usus. Juga gangguan kepala (seperti sakit telinga, demam, sakit saluran hidung, migrain), gangguan otot (kejang atau kram), dan gangguan saraf.
  • Untuk wanita, senyawa eugenol-nya juga mampu membunuh jamur penyebab keputihan.
  • Di India dan sebagian wilayah di Afrika, seduhan “teh kemangi” merupakan hidangan pengganti teh. Minuman tersebut biasanya disajikan pada saat pergantian musim, yaitu ketika orang mudah terserang batuk, pilek, ataupun demam.
  • Dengan kandungan seyawa aktif didalamnya, kemangi dapat menurunkan kadar asam urat darah pada tubuh manusia.
  • Mengkonsumsi kemangi sebagai lalapan segar dapat mengurangi bau badan dan Bau mulut.
  • Aroma kemangipun dapat menolak gigitan nyamuk.
  • Sari daun kemangi berkhasiat menyembuhkan diare, nyeri payudara, batu ginjal.
Sumber: Suara merdeka 17/07/09

Senin, 18 Oktober 2010

Ramuan Herbal Dari Cengkeh

Cengkeh
(Syzygium aromaticum,
(Linn.) Merr.)
Sinonim :
Syzygium Perry. Eugenia
caryophyllata, Thumberg.
E.caryophyllus, Sprengel.
Caryophyllus aromaticus,
Linn. Jambos
carryhophyllus, Spreng.
Nama Lokal :
Clove (Inggris), Cengkeh
(Indonesia, Jawa,
Sunda), ; Wunga Lawang
(Bali), Cangkih
(Lampung), Sake (Nias);
Bungeu lawang (Gayo),
Cengke (Bugis), Sinke
(Flores); Canke (Ujung
Pandang), Gomode
(Halmahera, Tidore);
Penyakit Yang Dapat
Diobati :
Kolera, Menghitamkan
alis mata, Menambah
denyut Jantung; Campak
SPONSORED BY
CAPRIASI
SOPHIE MARTHIN
MAHKOTA DEWA
C N I
TIANSHI
SARA LEE
AVON
AMWAY
HD
CENGKEH
HARGA / KG
RP. 40.000,-
Pemanfaatan :
Kolera dan menambah
Denyut Jantung
Bahan: Bunga cengkeh
yang sudah kering Cara
menggunakan: dikunyah
disesap airnya, dilakukan
setiap hari. Minyak
cengkeh dapat
memperkuat lendir usus
dan lambung serta
menambah jumlah darah
putih.
Campak
Bahan: 10 Biji bunga
cengkeh dan gula batu
Cara membuat: bunga
cengkeh direndam air
masak semalam
kemudian ditambah
dengan gula batu dan
diaduk sampai merata.
Cara menggunaka :
diminum sedikit demi
sedikit
Menghitamkan alis mata
Bahan: 5-7 biji bunga
cengkeh kering dan
minyak kemiri. Cara
membuat: bunga
cengkeh dibakar sampai
hangus, kemudian
ditumbuk sampai halus
dan ditambah dengan
minyak kemiri
secukupnya. Cara
menggunakan: dioleskan
pada alis mata setiap
sore hari.
Komposisi :
Bunga cengkeh (Syzygium
aromaticum) selain
mengandung minyak
atsiri, juga mengandung
senyawa kimia yang
disebut eugenol, asam
oleanolat, asam
galotanat, fenilin,
karyofilin, resin dan gom.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Lumpur-lumpur yang Mujarab




img

Mandi lumpur telah lama digunakan untuk mengobati rematik. Tapi tak hanya rematik, mandi lumpur adalah cara yang baik untuk mengeluarkan racun melalui kulit alias detoksifikasi.

Terapi lumpur ini cukup sederhana dengan hanya membalurkan lumpur di tubuh yang jika dilakukan bisa mengendurkan otot, meredakan sakit, meningkatkan sirkulasi darah dan menghalsukan kulit. Mandi lumpur juga digunakan untuk mengurangi stres.

Racun banyak berada di lingkungan yang masuk ke dalam tubuh. Racun yang masuk ke tubuh bisa menyebabkan masalah kulit, sering pilek, sakit kronis, tingkat energi yang rendah, alergi dan penyakit lainnya.

Detoksifikasi dengan lumpur merupakan salah satu metode yang paling efektif untuk menghilangkan zat beracun dari tubuh. Orang-orang Romawi telah melakukan terapi mandi Lumpur sejak 120 SM.

Lumpur adalah unsur bumi yang memiliki sifat terapeutik. Setiap wilayah di bumi menghasilkan lumpur yang unik sesuai kondisi geografisnya.

Lumpur terbuat dari kombinasi tanah, debu, tanah liat dan air yang kaya akan vitamin, mineral dan kandungan tanaman. Lumpur menarik keluar kelebihan panas dan dingin dari tubuh. Lumpur juga bisa menyerap kering sehingga banyak digunakan untuk produk kosmetik.

Jenis-jenis lumpur yang mujarab seperti dilansir dari medindia, Senin (20/9/2010) adalah:

1. Lumpur Laut Mati (Dead Sea Mud)

Lumpur Laut Mati diklaim sebagai yang terbaik di dunia yang berasal dari Laut Mati Yordania. Lumpur Laut Mati berwarna hitam yang kaya akan mineral seperti magnesium, kalsium, kalium bromida dan sisa-sisa organik dari tumbuhan dan hewan. Lumpur dari sini berisi 100 persen biota alami dari Laut Mati yang dikenal punya sifat terapeutik.

Lumpur Laut Mati digunakan untuk menghilangkan jaringan sel-sel yang kering. Membantu meningkatkan pasokan oksigen ke jaringan kulit dan menghilangkan racun dari tubuh.

2. Lumpur Moor (Moor Mud)

Lumpur hitam ini berasal dari wilayah Moor Austria yang terkenal dengan sifat penyembuhannya. Lumpur disini terbentuk dari materi tanaman yang disimpan ribuan tahun lalu jauh di bawah bumi. Lumpur ini berisi 100 persen gambut Austria yang berada dekat air.

Lumpur ini tidak berbau dan mengandung ekstrak lebih dari 1000 tumbuhan tapi tidak berbentuk lumpur tanah liat karena kandungan tanah liat hanya 3%. Sebanyak 97% kandungannya berupa tumbuhan yang membusuk mengandung asam humat dan fulvat yang tinggi, bio-mineral, vitamin, asam amino, hormon tanaman dan asam lemak. Lumpur disini tidak mengandung aluminium oksida logam yang dianggap berbahaya oleh para terapis detox.

Lumpur Moor berkhasiat mengeluarkan racun, melembabkan kulit, mengurangi nyeri otot, membersihkan jerawat, melawan penuaan kulit.

3. Lumpur Vulkanik California (Volcanic Mud Bath - Calistoga California)

Tradisi mandi lumpur di Calistoga sudah ada sejak zaman Camas suku Indian Maya. Calistoga terbentuk dari serangkaian letusan gunung berapi pada 2-6 juta tahun lalu. Calistoga ditemukan di kaki Gunung St Helena dan di bagian atas Lembah Napa. Kombinasi air mineral dari mata air setempat serta abu vulkanik dari Mt. St Helena adalah komponen-komponen kunci dari terbentuknya lumpur Calistoga.

Kombinasi dari tanah liat, gambut dan air mineral dalam lumpur panas ini bagus untuk relaksasi otot dan sendi, membersihkan kotoran dari kulit, meredakan sakit otot, mengurangi stres.

4. Lumpur Great Salt

Lumpur dari Danau Great Salt di Utah, AS ini mengandung mineral dan elemen-elemen penting yang berlimpah. Air di danau ini 6-10 kali lebih pekat daripada air laut biasa yang membuat kandungan garamnya tinggi.

Lumpur ini digunakan untuk mengobati psoriasis, eksim, sakit tubuh atau iritasi kulit lainnya, juga membantu menenangkan kulit yang reaktif.

5. Lumpur Hungaria Wellness

Lumpur Hungaria Wellness adalah lumpur yang digunakan untuk mengobati penyakit kronis seperti penyakit sendi dan tulang belakang, cedera karena olahraga, sindrom fibrositis, radang sendi kronis dan mengurangi stres.

Lumpur disini memiliki kandungan lebih dari 60% silikon dioksida, yang membantu memperkuat jaringan. Kandungan zat besi dan belerangnya bisa merangsang sirkulasi darah.

Ketika digunakan bisa menarik keluar racun dari tubuh. Sehingga cocok digunakan untuk detoksifikasi, selulit, peremajaan sel dan membersihkan kulit dalam.

6. Lumpur Ischia Italia

Ischia adalah salah satu dari delapan pulau terbesar di Teluk Napoli Italia. Pulau vulkanik ini dikenal dengan lumpur vulkanik dan air panas. Lumpur Ischia berasal dari letusan gunung berapi dan gempa bumi yang mengandung natrium, klorin, kalium, kalsium dan sulfur.

Lumpur ini cocok untuk pengobatan arthrosis, psoriasis, dermatitis, eksim, penyakit pernapasan dan gangguan pencernaan.

7. Lumpur Bad Wilsnack Jerman

Lumpur hitam kecoklatan di Bad Wilsnack Jerman telah digunakan untuk mengurangi nyeri punggung dan radang sendi selama lebih dari satu abad. Mandi lumpur di Bad Wilsnack memiliki sifat penyembuhan karena kandungan mineral yang tinggi.

Lumpur disini cocok untuk pengobatan arthritis, penyakit kulit atau masalah menopause.

8. Lumpur Multani Mitti India

Lumpur Multani Mitti atau India Fuller digunakan untuk mendinginkan kulit. Lumpur ini telah populer digunakan untuk merawat kulit selama musim panas.

Multani Mitti biasanya dicampur dengan produk lain seperti minyak dan rempah-rempah yang dicocokkan dengan jenis kulit pasien. Penggunaan lumpur ini harus tepat sehingga hasilnya bisa langsung dirasakan. Jika dibiarkan terlalu lama, dapat menyebabkan kulit kering.


sumber: Detikhealth

Sabtu, 31 Juli 2010

Cuka Apel Stabilkan Tekanan Darah


Apel dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ketika difermentasikan menjadi cuka, apel tetap saja berkhasiat. Di antaranya bisa meredakan gangguan hipertensi dan keluhan pembuluh darah, hingga menurunkan berat badan.

Konsumsi sebutir apel sehari akan menghindarkan kita dari kamar praktik dokter. Pepatah lama itu lahir bukan tanpa arti. Kandungan vitamin dan mineral apel menjamin tubuh tetap bugar dan bebas dari deraan penyakit.

Diperkirakan ada sekitar 7.000 varietas apel di seantero dunia dengan khasiat yang beragam. Beberapa penelitian mengungkap, kandungan kalium dan potasium buah ini mampu meredam risiko stroke, mengurangi kadar gula dan kolesterol, serta menyehatkan pembuluh darah.

Kebanyakan orang mengonsumsi apel dalam bentuk buah segar. Ada juga yang mengolahnya menjadi jus, ditambah sirop atau perasa tambahan lainnya. Yang lain, ada yang mengolahnya menjadi cuka.

Cuka apel merupakan sumber serat larut paling baik, bebas kolesterol dan lemak, serta mengandung natrium. Kandungan pektinnya juga efektif menekan kolesterol jahat penyumbat pembuluh darah (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Cocok diminum panas ataupun dingin.

Sari apel bersifat antiseptik, sehingga bisa membantu menekan jumlah bakteri jahat dalam saluran pencernaan, memperbaiki metabolisme tubuh, memperlancar aliran darah, mengatasi keracunan, serta menekan risiko obesitas. Selebihnya, cuka apel juga mengandung karotenoid, sumber vitamin A yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh.

Bukan hanya melalui penelitian resmi, cuka apel telah lama dikenal berkhasiat dari pengakuan secara empiris. Mira misalnya, beberapa kali berbagi pengalaman melalui e-mail dan mailing list kepada teman-temannya sekantor tentang cuka apel.

“Awalnya aku beli cuka apel untuk suamiku yang ada kecenderungan hipertensi. Justru ayahku yang meminumnya. Beliau kebetulan ada masalah dengan asam urat. Setelah habis dua botol, ngilu di kakinya sudah jauh berkurang,” kata ibu dua anak yang tinggal di Depok ini.

Ia lantas menyarankan suaminya rutin mengonsumsi cuka apel. Hasilnya juga lumayan, tekanan darah sang suami berangsur stabil.  Meski begitu, Mira meyakini kondisi ayah dan suaminya membaik bukan hanya gara-gara cuka apel, tetapi karena mereka juga menghindari makanan pemicu keluhan.

“Karena itu, setiap ada teman yang tanya, saya mewanti-wanti bukan sekadar konsumsi cuka apel, tetapi harus disertai kemauan hidup sehat,” ujarnya.

Berat Turun
Di Jakarta Selatan, Effendi mengaku, setelah sebulan mengonsumsi satu sendok makan cuka apel dicampur setengah gelas air dingin sebelum sarapan, kebugarannya meningkat. “Pertama kali minum cuka apel, rasanya sangat asam, tetapi lama-lama biasa saja. Setelah tiga bulan, berat badan turun hampir empat kg. Efek lain yang saya rasakan, selera terhadap makanan berlemak menjadi berkurang,” tutur pria berusia 54 tahun itu.

Cerita lain disampaikan Anita. Mahasiswi jurusan periklanan tingkat akhir ini mengaku, sempat mogok minum cuka apel karena rasanya yang kurang enak. Belakangan ia menemukan ramuan yang pas untuk dirinya, yakni dua sendok cuka apel dicampur air dingin secukupnya ditambah sesendok madu.

Selain diminum langsung, cuka apel biasa dicampurkan dalam sup, juga sebagai bahan salad dressing, saus barbeque, dan lain-lain. Di beberapa negara, cuka apel bisa dijumpai dalam kemasan pil dan dijual sebagai diet suplemen maupun vitamin.

Proses fermentasi hingga jadi cuka apel, yakni gula dari cairan apel diubah oleh ragi, yang biasa dipakai untuk membuat sampanye, menjadi minuman beralkohol dengan kadar kira-kira 5 persen. Mula-mula rasanya manis, lalu sedikit getir, kemudian aroma buahnya muncul sempurna. Kadang cairan fermentasi dipakai sebagai ganti minuman anggur dalam berbagai resep.

Karena difermentasi, wajar bila muncul kandungan alkohol di dalamnya. Meski begitu, alkohol hasil fermentasi dipercaya tidak menimbulkan masalah karena bukan dari cairan tambahan, tetapi dari buah apel itu sendiri.

Apa efek sampingnya? Sebuah kajian di Malaysia mengungkapkan, cuka apel tak berefek samping bila dikonsumsi sesuai takaran atau tidak lebih dari enam sendok teh sehari. Keluhan yang sering muncul jika dikonsumsi berlebihan adalah rasa pusing, tetapi dapat dicegah dengan banyak minum air sebagai penawar.

Pada dasarnya darah resisten terhadap asam (sifat cuka apel), kelebihan asam akan dibuang secara alami melalui urin dan keringat. Sebaliknya, darah reaktif terhadap basa. Artinya pH darah akan naik bila terdapat gizi yang bersifat basa. Kondisi darah yang cenderung basa memudahkan tubuh terserang penyakit.

Karena itu, konsumsilah cuka apel tetap sesuai aturan. Terlebih bagi yang memiliki masalah berupa gangguan ginjal. Seperti petuah sehat lainnya, kesembuhan maupun kebugaran tubuh tak semata-mata karena obat atau ramuan tertentu, tetapi lebih pada kesadaran untuk memilih pola makan seimbang dan berperilaku sehat.

Minum atau Dicampur

Karena berbentuk cair, selain diminum langsung, cuka apel sering ditambahkan ke dalam makanan olahan tertentu sebagai campuran. Berikut di antaranya:
-    Untuk minuman, cuka apel dikonsumsi langsung dengan takaran satu sendok makan diencerkan dengan setengah cangkir air putih.
-    Karena rasanya yang asam, sebagian orang mencampurnya dengan madu agar lebih manis. Namun, Anda yang kadar gula darahnya tinggi sebaiknya tidak menambahkan madu. Untuk pengobatan, dua sendok makan cuka apel, satu sendok makan madu, dan segelas air, diaduk sampai rata.
-    Cuka apel juga dapat dimanfaatkan untuk dressing salad. Biasanya dicampur dengan bahan lain seperti minyak zaitun dan putih telur.
-    Cuka apel dapat dibeli di supermarket dengan harga relatif murah.

Minggu, 20 Juni 2010

Benalu Teh


Benalu merupakan tanaman parasit. Sebutan ini diberikan karena benalu suka hidup menumpang di dahan-dahan pohon. Walaupun hanya menghambat pertumbuhan tanaman inang, namun jika benalu tumbuhnya lebat bisa mematikan tanaman inang. Benalu dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni Loranthaceae dan Viscaceae. Benalu dapat dijumpai dengan mudah pada pohon-pohon besar di daerah tropis. Tumbuhan ini menghasilkan getah yang lengket. Sebagian benalu bersifat setengah parasit, daun tetap hijau sepanjang tahun, dapat melakukan fotosintesis dan hanya bergantung dari tanaman inang untuk zat mineral dari dalam tanah.
Benalu cukup handal dan pandai mengobati beragam penyakit manusia. Kalau tidak, benalu akan terus menjadi tumbuhan buruk dan terkutuk., seumur hidupnya akan dikenang sebagai tanaman yang kerjanya merepotkan manusia maupun tumbuhan lainnya.Apa sebenarnya rahasia benalu, sehingga banyak dimanfaatkan orang sebagai obat beragam penyakit ? Menurut Richter dalam Phytochemistry No. 31 (1992), benalu Loranthaceae dan Viscaceae mengandung banyak flavonoid, seperti chalcones, flava-nones, c-glycoflavonols dan flavan-3-ols. Flavonoid sendiri berfungsi sebagai pelindung si benalu dari kerusakan yang disebabkan oleh pengaruh sinar ultraviolet dan bertang-gung jawab pada warna bunga, buah, dan daun.
Dalam ilmu farmasi, flavaoid dikenal sebagai senyawa antiradang, antioksidan, pereda sakit (analgesik), antivirus, anti-HIV, mencegah keracunan hati, antikelebihan lemak, merangsang kekebalan tubuh, sebagai vasodilator (memperlancar aliran darah), mencegah penggumpalan darah, antialergi, dan antikanker. Keberadaan flavanoid itu didukung oleh zat-zat lain yang juga terdapat pada benalu, seperti proline, hydroproline, myo-inositol, dan chiroinosotils. Sementara benalu famili Loranthaceae diyakini banyak mengandung tanin. Senyawa ini terdapat pada tanaman benalu, berkat hasil kerja sama asam gallic dengan catechin, yang menyebabkan padatnya kadar tanin pada daun dan tangkai batang. Dalam ilmu farmasi, tanin kerap digunakan sebagai obat diare, penawar racun, antivirus, antikanker, dan anti-HIV.
Di balik dosa besarnya pada tumbuhan lain, benalu ternyata berpotensi menjadi bahan penyembuh luar biasa. Seperti manusia, benalu juga punya sisi baik dan sisi buruk.
Pemanfaatan tumbuhan benalu memang tidak sembarangan, dan tidak semudah seperti memanfaatkan herbal-herbal penyembuh lainnya. Ramuan benalu juga bisa dise-duh beberapa kali (minimal dua kali), karena khasiat benalu tak mudah hilang hanya dengan sekali seduh.
Salah satu contohnya adalah benalu yang biasa hidup dipohon teh. Benalu teh yang berasal dari spesies Scurrula atropurpurea (BL) DANS merupakan tanaman parasit pada pohon teh (Thea sinensis L). Sebenarnya, benalu sejak zaman dahulu telah diguna-kan untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit, untuk mengobati sakit pinggang dan jamu pasca melahirkan para ibu Viscum album L untuk mengobati kanker. Pada 1978 penelitian etnobotani juga memberitakan, benalu teh kering yang direbus airnya dapat diminum untuk menyembuhkan penyakit kanker rahim dan jenis kanker lainnya. Pasien penderita kanker yang diberi ekstrak benalu dari spesies Viscum album menun-jukkan perbaikan pada DNA dalam limfosit dan sel kekebalan tubuh.
Octadeca-8,10,12-triynoic acid merupakan zat aktif antikanker yang terkandung dalam benalu teh. zat ini tidak membunuh sel kanker, melainkan menghambat invasi sel kanker sehingga sel tidak mengalami metastasis. penemuan senyawa octadeca-8,10,12-triynoic acid (1) dalam benalu teh yang struktur kimianya relatif sederhana menjadi hara-pan disintesisnya senyawa antikanker baru yang murah dan sangat dibutuhkan oleh penderita kanker di Indonesia maupun dunia pada umumnya.
Ada banyak spesies benalu teh, seperti Scurrula atropurpurea, S ortiana, S junghunii, S parasitica, Dendropthoe petandra, dan masih banyak lagi.Bagi masyarakat yang menggunakan ramuan benalu teh dengan membeli di berbagai tempat, hendaknya perlu berhati-hati karena spesiesnya cukup banyak.
Apakah ada fungsi lain dari tanaman herbal ini selain sebagai obat kanker? Suatu penelitian Riset Unggulan Terpadu-X di bawah pimpinan Dr Retno Muwarni yang dila-kukan pada Februari-Agustus 2003, di SPS SVT-IPB, dengan supervisi Dr Marthen Malole dan Dr Ekowati Handharyani, menunjukkan bukti bahwa ekstrak dari S.oortiana ternyata mampu untuk berperan sebagai growth promotor dan mempunyai efek antistres yang sangat baik bila diaplikasikan pada pemeliharaan ayam pedaging komersial pada dosis tertentu.
Efek lain yang dapat tercatat adalah efek imuno-stimulator, yang terlihat dari tingginya titer HI setelah pemberian booster vaccination. Adapun efek toksik yang sangat signifikan didapatkan pada pemeriksaan histopatologi pada hati dengan tingkat kematian hepatosit mencapai 80 persen pada dosis pemberian ekstrak 1-3,5 mg/ekor/hari selama 14 hari. Akan tetapi, kerusakan pada hati ini dapat diperbaiki dengan cepat bila pemberian ekstrak dihentikan pada hari ke-14 dan ditemukan proses regenerasi total sel hati (hepato-sit) pada umur 31 hari.Hasil penelitian memberikan suatu harapan untuk mendapatkan alternatif growth promotor, yang selama ini diperankan oleh antibiotika yang dicampu-rkan dalam bahan pakan ternak sebagai feed additive premix atau diberikan secara terpi-sah dari pakan ternak sebagai feed additive supplement. Mengapa peran antibiotika ini harus segera diganti?
Larangan penggunaan antibiotika sebagai growth promotor dalam pengelolaan peternakan berkaitan langsung dengan residu antibiotika dalam bahan pangan asal hewa-ni, yang pada akhirnya akan meningkatkan prevalensi kasus penyakit infeksi bakterial yang resisten terhadap antibiotika pada manusia. Peningkatan prevalensi kasus infeksi bakteri enterokokus yang resisten terhadap vankomisin (VRE: vancomycin resistant ente-rococci) dihubungkan dengan penggunaan avoparsin pada campuran pakan ternak sapi dan dapat dibuktikan dengan pemeriksaan pada kotoran ternak, produk daging, dan kotoran manusia sehat.
Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa S.oortiana mempunyai potensi yang tinggi untuk menghambat proses "Reverse Transcriptase" Avin Myeloblastosis Virus in vitro (Kusumoto et al, 1992). Sementara itu, hasil penelitian Otake et al (1995) menunjukkan bahwa ekstrak S.oortiana mempunyai efek penghambatan aktivitas H.I.V type 1 in vitro.
Anugerah Yang Mahakuasa pada kekayaan alami Indonesia yang sangat luar biasa sepatutnyalah dieksplorasi dan digunakan sebaik-baiknya untuk peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia, bukan dengan merusaknya atau membiarkannya begitu saja, sehingga pihak asinglah yang memanfaatkannya..

Jumat, 18 Juni 2010

Herbal Untuk Diabetes


SELAIN olahraga dan diet sehat, diabetes juga bisa dikontrol dengan obat herbal. Studi-studi telah menemukan kalau beberapa herbal alami mempunyai kemampuan menurunkan gula darah dengan cara menstimulasi pankreas untuk menghasilkan lebih banyak insulin. Selain itu, ada juga herbal dengan komponen yang efektif mengurangi kadar glukosa dengan mekanisme yang berbeda. Herbal apa sajakah yang bisa digunakan? Berikut 4 herbal yang bisa menjadi pilihan Anda.

Galega officinalis. Tanaman ini telah digunakan untuk meredakan gejala-gejala diabetes sejak abad pertengahan. Berdasarkan hasil analisis, tanaman ini mengandung guanidine, komponen yang bisa menurunkan gula darah dengan mengurangi resistensi insulin. Obat oral yang umum diresepkan untuk pasien diabetes (metformin) juga mengandung ekstrak dari herbal ini.

Herbal ini bekerja dengan menurunkan resistensi sel-sel terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa dari usus halus, mengurangi pembentukan glukosa di hati dan meningkatkan penyerapan dan penggunaan glukosa dalam lemak dan sel-sel otot di seluruh tubuh.

Ginseng. Akar tanaman ini telah lama dinyatakan efektif membantu pengidap diabetes. Herbal satu ini bekerja dengan meningkatkan sensitivitas sel-sel terhadap insulin, hormon yang mengirim sinyal kepada sel-sel untuk mengurangi gula darah dengan mengambil glukosa. Sebuah studi yang dipublikasikan di Diabetes Care memaparkan, partisipan yang menerima 3 gram ginseng memiliki kadar gula darah 59.1% lebih rendah dibandingkan partisipan yang menerima placebo (tidak mengandung ginseng).

Tetapi jika hendak menggunakan ginseng, ada baiknya di bawah pengawasan dokter. Meskipun partisipan dalam studi tidak mengalami efek samping berbahaya, ginseng potensial memperkuat efek obat penurun gula darah yang diresepkan dan menimbulkan efek berlawanan jika digunakna bersamaan dengan obat antidiabetes oral seperti warfarin, heparin, dan aspirin.

Kayu manis. Ilmuwan dari Amerika mengklaim kalau satu sendok teh kayu manis sehari bisa membantu mencegah munculnya diabetes. Peneliti dari US Agricultural Research Services' nutrition laboratories di Beltsville, Md., menemukan kalau ekstrak kayu manis bisa meremajakan kemampuan tubuh agar lebih responsif terhadap insulin. Faktanya, hasil percobaan di laboratorium menunjukkan kalau pengolahan glukosa meningkat hingga 20 kali lipat. Efek ini disebabkan oleh kandungan methylhydroxy chalcone polymer yang terdapat di dalam kayu manis. Hasil percobaan pada tikus menunjukkan kalau konsentrasi glukosa yang tinggi, turun dramatis setelah diberikan turunan kayu manis ini.

Studi lain dari Pakistan juga menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa, trigliserida, kolesterol jahat LDL dan kolesterol total setelah penggunaan kayu manis selama 40 hari. Penurunan itu terus terjadi hingga 20 hari ke depannya. Studi ini menunjukkan, mereka yang menerima kayu manis paling tidak 1 gram sehari bisa merasakan manfaat ini.

Pare (paria). Studi-studi klinis menunjukkan kalau pare meningkatkan produksi sel-sel beta di pankreas yang memicu perbaikan produksi insulin di dalam tubuh. Kandungan Charantin, polypeptide P, dan oleonolic acid glcosides di dalam pare  dinyatakan berperan dalam penanganan diabetes. Anda bisa menggunakan dengan cara minum sekitar 20 mililiter jus pare setiap hari. Upayakan mengonsumsi saat perut masih dalam keadaan kosong di pagi hari. (OL-08)

Cairan Pereda Demam Berdarah


Selain minyak sereh untuk menangkal bahaya DBD, orang sering memanfaatkan kasiat jambu biji. Maklum banyak orang yang mengaku berhasil terselamatkan dari demam berdarah berkat jus jambu biji. Tertolongnya pasien DBD berkat jambu biji, bisa jadi bukan karena jambunya, tapi karena cairan jus yang masuk ke tubuh pasien dalam jumlah banyak. Cairan itu, apalagi jika diminum sampai 5 atau 6 gelas sehari, amat dibutuhkan pasien yang kehilangan banyak plasma darah akibat penurunan trombosit.

Cairan apa pun, entah air biasa atau air larutan gula dan garam atau jus buah lain bisa membantu proses penyembuhan pasien demam berdarah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Minuman dalam kemasan kaleng yang mengandung zat elektrolit juga dianjurkan diberikan pada pasien. Berikut ini beberapa jenis cairan yang bisa diberikan kepada penderita demam berdarah agar terhindar dari kekurangan cairan:

1. Air Kelapa Muda
Badan Pangan Dunia PBB (FAO - Food & Agriculture Organization) mengakui bahwa khasiat air kelapa muda sebagai penghilang dahaga kaya zat elektrolit alami. Zat elektrolit dan gizinya lebih dari sekadar minuman penghilang dahaga produksi pabrik. Disebutkan dalam situs resmi FAO bahwa air kelapa muda itu alami, lezat, kaya garam, gula, dan vitamin yang dibutuhkan atlet kelas Olimpiade maupun para amatir. Bahkan, badan PBB ini telah mematenkan air kelapa muda yang berkhasiat itu.

Di dalam air kelapa muda terkandung mineral kalium, sodium, klorida, dan magnesium. Zat-zat ini adalah elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatasi ancaman syok pada kondisi kekurangan cairan. Selain kalium, juga mengandung gula, vitamin B dan C dan protein. Komposisi gula dan mineral yang terdapat dalam air ini begitu sempurna, sehingga disebutkan memiliki keseimbangan yang mirip dengan cairan tubuh manusia.

2. Air Heksagonal
Pengobatan tradisional Cina selalu menganjurkan konsumsi air 'hidup'. Tidak pernah disebutkan maksud 'hidup' tersebut. Di Korea, orang yang rajin minum air terjun di pegunungan tetap terjaga kesehatannya, demikian kata Yunjo Chung, MD, dokter dari University of Korea. Air 'hidup' mungkin adalah air yang kaya dengan kandungan oksigen seperti air terjun itu. 

Korea baru-baru ini berhasil mematenkan teknologi bernama Actimo untuk membuat air 'hidup' yang mengandung oksigen dan dijual di seluruh dunia. Menurut mereka, dalam tubuh manusia terdapat dua bentuk senyawa air, pentagonal (segilima) dan heksagonal (segienam). 

Pembedaan heksagonal dan pentagonal ini hanya berdasar pada strukturnya. Air pentagonal membentuk rangkaian molekul air dengan ikatan kelompok besar dan tidak stabil. Seperti air putih biasa, air heksagonal ini tidak berasa dan berbau. (baca rubrik Anda Perlu Tahu di SENIOR edisi 290)


3. Jus Buah
Kekurangan cairan karena demam berdarah bisa juga diatasi dengan air jus. Tidak selalu harus jus jambu biji. 'Bisa jus pepaya, jeruk, atau jus mangga, asal pasien suka,' tutur Dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A(K) M.Tro.Pad, seorang dokter spesialis anak. 

Kadar air dalam buah berhitung tinggi, yaitu bervariasi antara 65 sampai 92 persen, sehingga bisa menutupi kekurangan cairan akibat merembesnya plasma darah keluar dari pembuluh. Michael T. Murray, ND, dalam bukunya The Complete Book of Juicing, menulis jus mudah diserap tubuh karena bentuknya yang halus dan cair itu. Zat makanan seperti diketahui diserap usus dalam bentuk jus. Mengonsumsi jus berarti membantu proses pencernaan tubuh dengan mempercepat penyerapan nutrisi kualitas tinggi yang terkandung dalam jus.


4. Jambu Biji
Walau khasiatnya belum teruji secara medis, tidak ada salahnya untuk memberikan jus jambu biji kepada pasien demam berdarah. Sebab, buah eksotis ini mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C ini terdapat dalam daging buahnya. Bijinya yang sering tidak dikonsumsi juga mengandung vitaimin C. Disebutkan dalam buku Foods that Heal, Foods that Harm, 90 gram buah jambu biji lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C pada orang dewasa. Buku itu juga menyebutkan, meski sudah kehilangan hampir 25 persen vitamin karena proses pengolahan, jus jambu biji kemasan kotak masih merupakan sumber vitamin C yang baik. 

Berkat kandungan vitamin C dosis tinggi inilah, kekebalan tubuh dalam melawan bakteri akan meningkat. Proses penyembuhan luka pun jadi lebih cepat. Selain itu, tekanan darah juga menjadi lebih baik karena buah ini merupakan sumber potasium yang baik. Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, pilih buah yang baru saja masak dan masih berwarna hijau kekuningan. Bila sudah masak, simpan di lemari es. Jangan lupa cuci dulu sebelum dibuat jus.


5. Alang-Alang
Tanaman liar bernama Latin Imperata cylindrica (L) Beauv ini sudah sering diteliti. Menurut Dr. Setiawan Dalimartha dalam buku Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis, di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten. 

Penelitian tentang tanaman ini menyebutkan, alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dilihat dari kandungan-kandungan tersebut, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan menghilangkan haus. 

Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alang-alang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut. 

Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan perdarahan dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan perdarahan di dalam. 

Herbal ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Oleh karena itu, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil. 

Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina. 

Cara pemanfaatannya, ambil satu ikat atau gulung akar alang-alang. Cuci dan rebus dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Campur air perasan satu buah jeruk nipis dengan tiga sendok makan air alang-alang tersebut. Pakai seperlunya. Tambahkan pemanis bila ramuan ini ditujukan untuk anak-anak.


6. Angkung
Angkung diyakini bisa membantu menyembuhkan penyakit radang selaput otak, stroke, radang otak, penyakit hati, kejang, dan kekurangan cairan tubuh seperti halnya dalam kasus demam berdarah. Namun, sangat disayangkan harga angkung amat mahal. Harga satu pil angkung mencapai Rp 250 ribu. Angkung ini biasanya dijual dalam kemasan pil di toko obat Cina. 

Untuk membelinya harus hati-hati karena di pasaran ditengarai banyak angkung palsu. Ciri-ciri angkung asli antara lain pil terbungkus kertas keemasan setelah dibuka dari kotaknya. Wujud pil angkung mirip jenang atau dodol, lentur tetapi mudah dipatahkan. Ciri lainnya, cepat sekali larut bila diseduh dengan air panas, bahkan dalam waktu kurang dari 1 menit. Ciri keaslian yang mudah dikenali dari kemasan luar adalah label dan tanda hologram produsennya. 

Selain harganya yang mahal, manfaat angkung tidak langsung terasa setelah minum satu atau dua butir. “Angkung baru terasa khasiatnya untuk mengatasi penyakit berat setelah diminum secara teratur 6 sampai 8 butir pil setiap hari,” kata Sinse Johanes, yang berpraktik di daerah Kalibesar Timur, Jakarta Barat.


7. Daun Dewa
Tumbuhan daun dewa bisa juga dipergunakan sebagai pengganti angkung. Tanaman ini berbentuk semak. Daun adalah bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat. Herba ini dikenal kaya dengan berbagai kandungan kimia seperti saponin, minyak asiri, flavonoid, dan tanin. Dengan kandungan kimia tersebut tumbuhan ini bermanfaat sebagai anticoagulant (mencairkan bekuan darah), menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun. Tumbuhan dewa ini juga telah tersedia di toko obat Cina dalam bentuk kapsul. Harganya relatif lebih murah dibanding angkung.

Manfaat Dari Air Kelapa

Khasiat air kelapa sudah banyak dikenal oleh masyarakat kita, bahkan penjual air kelapa semakin hari semakin menjamur. Akan tetapi ternyata masih banyak juga orang-orang yang kurang mengetahui fungsi air kelapa tersebut. Biasanya generasi muda kurang mengetahui khasiat ini. Kita-kita baru tau setelah dikasih tau oleh para orang tua atau sesepuh atau tetangga sekitar rumah kita.

Berikut adalah 8 khasiat air kalapa

1. Air kelapa ternyata lebih bagus daripada susu penuh (whole milk) karena air kelapa tidak mengandung kolesterol & rendah lemak. Tidak seperti whole milk yang mengandung fat yang tinggi.

2. Air kelapa bisa memperbaiki sirkulasi darah dan dikenal berkhasiat membersihkan saluran pencernaan.

3. Air kelapa dapat menaikkan sistem kekebalan tubuh Anda menjadi lebih baik sehingga bisa membantu tubuh untuk melawan beberapa jenis virus penyebab penyakit.

4. Bagi penderita batu ginjal, air kelapa dikahbarkan bisa membantu memecahkan batu ginjal terseubt dan memudahkan mejerka keluar dari tubuh. Oleh sebab itu para penderita bagu ginjal disaranakan meminum air kelapa.

5. Dari dulul air kelapa dikenal bisa menyembuhkan infeksi saluran kencing. Air kelapa mampu meredakan rasa sakit akibat susah kencing.

6. Bagi anda yang bisa mabuk darat dan suka merasa pusing karena mabuk, air kelapa bisa membantu mengatasi masalah anda tersebut.

7. Air kelapa mengandung elektrolit & potassium. Potassium berkhasiat untuk membantu tubuh mengatur tekanan darah & fungsi organ jantung

8. Bagi penderita demam berdarah, air kelapa juga sangat manjur karena air kelapa bisa mempercepat naiknya trombosit dan juga berfungsi menurunkan demam. Trombosit turun karena dipakai untuk mencegah pendarahan, karena demam tinggi mengakibatkan pengentalan darah, dan pori-pori pembuluh darah membesar

Tapi semua khasiat diatas belum ada pernyataan resmi dari sebuah pusat penelitian. Khasiat tersebut diatas diketahui secara turun temurun dari orang-orang yang telah merasakan khasiatnya. Oleh sebab itu, alangkah baiknya kalau anda mengkonsultasikan dulu ke dokter tentang penyakit-penyakit yang anda derita (kalau ada) sebelum mengkonsumsi air kelapa secara besar-besaran.

Minggu, 06 Desember 2009

Kencing Manis ( Diabetes Mellitus )


Diabetes mellitus (DM) (dari kata Yunani διαβαίνειν, diabaínein, “tembus” atau “pancuran air”, dan kata Latin mellitus, “rasa manis”[2]) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Sumber lain menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop elektron.[3]
Semua jenis diabetes mellitus memiliki gejala yang mirip dan komplikasi pada tingkat lanjut. Hiperglisemia sendiri dapat menyebabkan dehidrasi dan ketoasidosis. Komplikasi jangka lama termasuk penyakit kardiovaskular (risiko ganda), kegagalan kronis ginjal (penyebab utama dialisis), kerusakan retina yang dapat menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat menyebabkan impotensi dan gangren dengan risiko amputasi. Komplikasi yang lebih serius lebih umum bila kontrol kadar gula darah buruk.
Diabetes melitus adalah suatu penyakit gangguan kesehatan di mana kadar gula dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh tubuh. Diabetes Mellitus / DM dikenal juga dengan sebutan penyakit gula darah atau kencing manis yang mempunyai jumpah penderita yangcukup banyak di Indonesia juga di seluruh dunia.
Pada orang yang sehat karbohidrat dalam makanan yang dimakan akan diubah menjadi glokosa yang akan didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk dijadikan energi dengan bantuan insulin. Pada orang yang menderita kencing manis, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena sedikit atau tidak adanya zat insulin dalam tubuh. Akibatnya kadar glukosa dalam darah menjadi tinggi yang nantinya dapat memberikan efek samping yang bersifat negatif atau merugikan.
Kadar gula yang tinggi akan dibuang melalui air seni. Dengan demikian air seni penderita kencing manis akan mengandung gula sehingga sering dilebung atau dikerubuti semut. Selanjutnya orang tersebut akan kekurangan energi / tenaga, mudah lelah, lemas, mudah haus dan lapar, sering kesemutan, sering buang air kecil, gatal-gatal, dan sebagainya. Kandungan atau kadar gula penderita diabetes saat puasa adalah lebih dari 126 mg/dl dan saat tidak puasa atau normal lebih dari 200 mg/dl. Pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl.
Penyakit yang akan ditimbulkan oleh penyakit gula darah ini adalah gangguan penglihatan mata, katarak, penyakit jantung, sakit ginjal, impotensi seksual, luka sulit sembuh dan membusuk / gangren, infeksi paru-paru, gangguan pembuluh darah, stroke dan sebagainya. Tidak jarang bagi penderita yang parah bisa amputasi anggota tubuh karena pembusukan. Oleh sebab itu sangat dianjurkan melakukan perawatan yang serius bagi penderita serta melaksanakan / menjalani gaya hidup yang sehat dan baik bagi yang masih sehat maupun yang sudah sakit.
Terdapat dua tipe diabetes mellitus, DM tipe 1 adalah di mana tubuh kekurangan hormon insulin atau istilahnya Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) dan DM tipe 2 di mana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya atau istilahnya Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM).
Diabetes bukan 100% penyakit turunan. Diabetes melistus bisa disebakan riwayat keturunan maupun disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Setiap orang bisa terkena penyakit kencing manis baik tua maupun muda. Waspada bagi anda yang memiliki orang tua yang merupakan pengidap diabetes, karena anda akan juga memiliki bakat gula darah jika tidak menjalankan gaya hidup yang baik.
Resiko terkena diabetes dapat dikurangi dengan mengatur pola makan yang sehat, rajin olahraga, tidur yang cukup, menghindari rokok mirasantika dan lain sebagainya. Bagi anda yang sudah terkena diabetes sebaiknya berolahraga setiap pagi, makan makanan yang bergizi rendah karbohidrat dan lemak namun tinggi protein, vitamin dan mineral. Perbanyak makan sayuran dan makanan berserat tinggi lainnya. Rajin-rajin memeriksakan kandungan gula darah anda dan menginjeksi insulin ke dalam tubuh dan minum obat jika diperlukan sesuai petunjuk dokter secara teratur. Dengan begitu anda dapat menghindar dari resiko efek yang lebih parah.
PENGOBATAN dengan tanaman obat adalah sebagai berikut :
I. DAUN SALAM
7-15 lembar dau salam rebus Blengan 3 gelas air menjadi 1 gelas diminum sebelum makan 2 kali sehari.

II. SAMBILOTO, KUMIS KUCING, BROTOWALI
7 lembar daun sambiloto + 7 lembar daun kumis kucing + ¾ jari batang Brotowali rebus dengan 3 gelas air menjadi 1 gelas, diminum sebelum makan pagi 1 gelas, sore 1 gelas.

III. MAHONI (Swietenia Mahagoni Jacq)
Seduh ½ sendok the serbuk bijih Mahoni dengan 1/3 cangkir air panas, minum selagi hangat 30 menit sebelum makan 2-3 kali sehari. (biji dikeringkan lalu digiling halus)

IV. BIJI RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.)
Gangseng 5 biji rambutan giling sampai jadi serbuk. Seduh dengan 1 cangkir air panas. Setelah dingin minum 2 kali sehari.

V. CIPLUKAN (Physallis Peruviana L.)
9-15 gram seluruh bagian tumbuhan ciplukan rebus dengan 3 gelas air menjadi 1 gelas. Setelah dingin saring, minum 1 gelas sehari.

VI. BIJI DUWET / Jamblang (Syzygium cumini [tinn.] Skeels)
15 butir biji duwet giling sampai halus, rebus dengan 2 gelas air menjadi 1 gelas. Dibagi 3 bagian, minum 3 kali sehari.

VII. DAUN SENDOK, DAUN SALAM (Plantago mayor L.)
Herba daun sendok segar 1 tanaman seutuhnya plus 7 lembar daun salam direbus dengan 3 gelas air menjadi 1 gelas setelah dingin disaring, minum 2 kali sehari @ ½ gelas.

VIII. PULAI (Alstonia scholaris R. Br.)
Kulit batang pulai sebanyak 2 jari, dicuci, dipotong 2/1 seperlunya rebus dengan 3 gelas air menjadi 11/2 gelas. Setelah dingin disaring, minum ½ jam sebelum makan 2 kali sehari @ ¾ gelas.

IX. TAPAK DARA (Catharonthus roseus [L.] G. Don
15 gram daun tapak dara segar direbus dengan 5 gelas air menjadi 2 gelas setelah dingin disaring minum 2 hari sekali @ 1 gelas.

X. JAMBU MEDE (Anacardium occindentale L.)
15 gram kulit kayu jambu mede dicuci, dipotong seperlunya rebus dengan 3 gelas air menjadi 1 gelas. Setelah dingin, saring minum 2 kali sehari @ ½ gelas.
DIarsipkan di bawah: KESEHATAN