WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG.:::WELCOME TO MY BLOG
Tampilkan postingan dengan label TRAVELLING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRAVELLING. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juni 2011

Pesona Pantai Menganti Kebumen


Pantai Menganti memiliki karang terjal dengan bukit yang keperak-perakan, Pantai Menganti memiliki pasir putih menawan yang terhampar sepanjang pinggir pantai .
Terletak di 7 kilometer sebelah timur pantai ayah kebumen. Cukup mudah untuk mencapai tempat ini. Dari  Kec. Gombong,  ikuti jalan ke arah Pantai Karangbolong  (Jalan Karangbolong).
Sampai dipertigaan Karangbolong (kiri arah Pantai Suwuk, kanan arah Karangbolong), ambil arah kanan dan ikuti jalan  itu.

Pantai Menganti berada  diantara  Pantai  Karangbolong  dan  Pantai  Ayah. Sekitar 45 menit dari Pantai Ayah ataupun Pantai Karangbolong dengan kendaraan sendiri.
Selain itu juga bisa dicapai melalui sisi barat yaitu melalui pantai ayah terus keselatan kemudian ke arah timur menyusuri jalan pegunungan yang menanjak dan berliku.

Kalo  dilihat lebih dekat
Sebelum sampai di pantai menganti cobalah berhenti ketika anda berada di dataran tertinggi sebelum jalan menurun ke pantai lalu lihatlah pemandangan sekitarnya , tentu anda akan terpesona oleh keindahan pantai dari ketinggian. Foto di bawah ini adalah view pantai di sisi barat menganti dari ketinggian

Sabtu, 09 Oktober 2010

Pantai Petanahan Yang Cantik Dari Kebumen



Pantai Petanahan terletak dibibir samudera Indonesia, tepatnya di pantai selatan Jawa Tengah. Pantai ini sangat luas membentang dari ujung barat (pantai Karangbolong) sampai ke muara sungai Lukulo.
Pantai Petanahan sangat ramai dikunjungi warga terutama pada hari liburan dan hari raya. Menurut keyakinan para pengunjung, bahwa dengan berkunjung ke laut pada hari lebaran, maka dosa-dosa mereka akan dilebur ke laut.
Untuk mencapai pantai Petanahan, yaitu melalui jalur lintas selatan Propinsi Jawa tengah, tepatnya jika melalui Karanganyar, dari pertigaan Guyangan-Sruweng belok ke selatan terus sampai ke desa Karanggadung dan lokasi pantai, dengan jarak sekitar ± 12 km.
Ombak di pantai Petanahan tergolong tinggi dan ganas, dengan ketinggian rata-rata 3 s/d 5 meter. Sehingga pantai Petanahan dikategorikan sebagai pantai yang berbahaya bagi pengunjung, dan para pengunjung dilarang keras mandi di laut.
Pemandangan di pantai Petanahan memang mengasyikan, memandang ombak bergulung-gulung yang tiada henti, dan sejauh mata memandang adalah laut biru yang dalam.
Dipantai banyak orang berjualan seperti bakso, pecel, lotek, mendoan dan makanan / minuman lain, sehingga pengunjung tidak perlu bawa bekal banyak-banyak. Selain itu juga ada penjual souvenir, kerajinan tangan dan lain-lain.
Tips berkunjung ke pantai Petanahan :
  1. Jangan memakai pakaian hijau gadung, karena warna tersebut merupakan warna kesukaan Nyi Loro Kidul, sehingga bagi yang memakai warna tersebut kemungkinan akan "tersesat dan hilang".
  2. Jangan mandi di laut, karena hempasan ombak sangat besar dan ganas.
  3. Jangan berdiri air laut terlalu jauh dari bibir pantai, karena arus air di pasir jauh lebih cepat daripada arus permukaan.
  4. Bawa topi, payung dan kacamata hitam, untuk menghindari radiasi matahari, karena sangat panas oleh sinar matahari.
  5. Pakailah sandal, tidak perlu pakai sepatu.
  6. Jangan membiarkan anak kecil bermain pasir sendirian dan masuk ke air laut.
  7. Selalu waspada, karena ombak sewaktu-waktu dapat menggulung sampai jauh ke bibir pantai.
  8. Ingat.....sudah banyak nyawa melayang di pantai Petanahan karena terseret ombak.

Pantai Karang Bolong


Pantai Karanga Bolong merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Kebumen yang termasuk dalam jajaran Pegunungan Karst Gombong Selatan. Pantai ini merupakan salah satu objek wisata pantai yang terkenal dan diketahui banyak orang.

Pantai Karang Bolong dari Kota Kebumen berjarak sekitar 40 Km sebelah barat daya. Dan dapat ditempuh jalur darat melalui 2 jalur transportasi. Petama, dari Kota Kebumen para wisatawan menuju Kota Gombong dan setelah itu mengambil jalur transportasi jurusan Karang Bolong.


Kedua, para wisatawan dapat mengambil jalur dari Kota Kebumen mengambil jurusan Petanahan, setelah itu mengambil jalur transportasi menuju Pantai Suwuk, dan dari Suwuk dapat dilanjutkan dengan mudah karena letak dari kedua pantai tersebut sangat berdekatan dan hanya dipisahkan oleh sebuah muara sungai.

Pantai Karang Bolong merupakan salah satu tempat pariwisata yang patut anda kunjungi karena memang selain memiliki pantai yang indah dan pemandangannya yang menawan, Pantai Karang Bolong juga merupakan sebuah tempat yang identik dengan burung lawet. Burung lawet adalah burung yang menghasilkan devisa besar bagi Kabupaten Kebumen. Memang sarang burung lawet tidak berada satu tempat dengan Pantai Karang Bolong, namun tempat saranmg burung lawet berjarak sekitar 1 Km dari Pantai Karang Bolong. Namun bagi para wisatawan di Pantai Karang Bolong juga terdapat sebuah goa yang di goa tersebut terdapat bebrapa patung yang menggambarkan pengambilan atau pengunduhan sarang burung lawet.

Pantai Karang Bolong memang tidak begitu luas dibandingkan dengan pantai-pantai yang lain. Disebelah timur pantai terdapat hulu dari sebuah singai yang biasanya digunakan warga sekitar untuk mencari ikan. Pantai Karang Bolong berdekatan dengan Pantai Shuwuk dan hanya dipisahakan oleh hulu Sungai, sehingga para wisatwasn yang ingin berkunjung ke Pantai Shuwuk dapat menyewa sebuah perahu yang disediakan oleh warga sekitar.Keindahan ombak yang datang dipecah oleh karang-karang akan membuat hati para wisatawan dipenuhi rasa kagum. Serta lambaian pohon kelapa yang semakin membuat hati terasa sejuk.

Para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Karang Bolong biasanya akan sekaligus mengunjungi beberapa tempat yang lain seperti, Pantai Logending , Goa Jatijajar , Goa Petruk . Karena memang tempat tersebut berada disatu kawasan yang sama, pegunungan kapur Gombong selatan.

Selama perjanan dari Pantai Karang Bolong menuju Pantai Logending yang berjarak sekitar 20 Km, para wisatawan akan kembali dibuat kagum dengan suasana alam yang begitu indah dan juga menikmati indahnya bentangan laut dan pantai dari atas pegunungan. Untuk para wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan sambil melihat laut juga terdapat sebuah tempat yang sangat strategis untuk melihat hamparan laut. dan ditempat tersebut juga terdapt beberapa warung penjuang makanan ataupun minuman sehingga akan membuat perjalanan semakin berkesan.

Waduk Sempor



Wisata Waduk Sempor Objek wisata cantik berhawa sejuk dengan pesona alam memikat. Cocok untuk tempat berlibur dan bersantai bersama keluarga. Kabupaten yang memiliki pantai tak mungkin menghindar dari terpaan suhu panas yang kadang menimbulkan rasa gerah. Kalau sudah begini, ke mana kaki melangkah untuk mendapatkan udara sejuk?  Salah satunya adalah Objek Wisata Waduk Sempor yang terletak 10 kilometer arah utara Gombong. Waduk yang luasnya puluhan hektar itu, selain menyediakan air untuk irigasi persawahan, juga untuk menggerakkan turbin PLTA dan PDAM. Sebagai objek wisata, Waduk Sempor dilengkapi berbagai fasilitas. Untuk rekreasi air misalnya, ada speedboat, slowboat, bebek dayung serta perahu dayung. Selain itu, wisatawan dapat memilih acara lain, seperti jalan-jalan di seputar waduk sambil menikmati panorama indah dan udara sejuk menyegarkan. Objek Wisata Waduk Sempor merupakan karya manusia yang terpadu dengan alam. Daripadanya lahir sebuah panorama cantik dengan sajian yang begitu mempesona. Karenanya nama Waduk Sempor bukanlah sesuatu yang asing lagi di dunia kewisataan. Sekarang cobalah Anda rasakan ketika Anda pulang. Anda akan merasakan kesegaran yang luar biasa. Makanya Kabupaten Kebumen patut bersyukur dengan hadirnya waduk ini. Ditambah lagi sistem pengelolaanya yang langsung ditangani oleh orang-orang yang profesional di bidangnya. TRAVEL TIPS Secara reguler objek wisata ini dilalui oleh kendaraan umum, jadi untuk sampai ke lokasi tidaklah sulit. Dari Kebumen, naiklah kendaraan umum dan turunlah di Gombong. Dari sini kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan wisata. Informasi: Diparda TK II Kebumen Jl. Pahlawan, No. 136 Kebumen, Jawa Tengah. Telp: (0287) 81988 Koeswintoro Terminal Wisata Jl. Yos Sudarso, No. 565, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Telp: (0287) 71250:

Bledug Kuwu

 

Bledug Kuwu

Orang Belanda mengunjungi Bledug Kuwu (tahun 1932)
Bledug Kuwu adalah sebuah kawah lumpur (mud volcano) yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Tempat ini dapat ditempuh kurang lebih 28 km ke arah timur dari kota Purwodadi. Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata andalan di daerah ini, selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Obyek yang menarik dari bledug ini adalah letupan-letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung terus-menerus secara berkala, antara 2 dan 3 menit.

 Geologi

Secara geologi, kawah lumpur Kuwu, sebagaimana kawah lumpur lainnya, adalah aktivitas pelepasan gas dari dalam teras bumi. Gas ini biasanya adalah metana. Kuwu adalah satu-satunya yang berlokasi di Jawa Tengah. Letupan-letupan lumpur yang terjadi biasanya membawa pula larutan kaya mineral dari bagian bawah lumpur ke atas. Banjir lumpur panas Sidoarjo juga diakibatkan oleh kawah lumpur, meskipun untuk yang terakhir ini tingkat aktivitasnya lebih tinggi.

 Kandungan garam


Ladang garam di sekitar kawah lumpur.
Lumpur dari kawah ini airnya mengandung garam, oleh masyarakat setempat dimanfaatkan untuk dipakai sebagai bahan pembuat garam bleng (IPA: /bləng/) secara tradisional. Caranya adalah dengan menampung air dari bledug itu ke dalam glagah (batang bambu yang dibelah menjadi dua), lalu dikeringkan.

 Legenda

Menurut cerita turun temurun yang beredar di kalangan masyarakat setempat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan (Samudera Hindia). Konon lubang itu adalah jalan pulang Joko Linglung dari Laut Selatan menuju kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar yang telah berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan. Joko Linglung konon bisa membuat lubang tersebut karena dia bisa menjelma menjadi ular naga yang merupakan syarat agar dia diakui sebagai anaknya Raden Aji Saka.

Kamis, 17 Juni 2010

Misteri Ruang Bawah Tanah Statsiun Tanjung priok

Benda bersejarah
peninggalan zaman
Belanda yang berumur
ratusan tahun ditemukan
di bunker Stasiun
Tanjung Priok.
Bentangan pipa tua
untuk sistem pengairan,
keramik dikedalaman air
50 cm dan tulang yang
sudah berwarna
kehitaman berhasil
ditemukan tim arkeolog
dari kantor Kementerian
Kebudayaan dan
Pariwisata Direktorat
Jenderal Sejarah dan
Purbakala Balai
Pelestarian Peninggalan
Purbakala Serang.
“Benda yang kita
temukan dalam
penggalian di ruang
bawah tanah Stasiun
Tanjung Priok akan
dibawa untuk diteliti
lebih lanjut.
Diperkirakan masih ada
ruangan rahasia lainnya
yang diharapkan bisa
segera terungkap, ” jelas
Juliadi, tim arkeolog.
Bukan hanya itu saja, tim
evakuasi bunker juga
menemukan 3 ruang
bawah tanah yang
dipenuhi dengan air dan
lumpur yang akan digali
secara bertahap.
Awal penggalian bunker
dalam kondisi yang
menyeramkan dimana
ketinggian air hingga
sebetis dan dipenuhi
lumpur. Selain itu,
banyaknya nyamuk yang
merajalela diruang
bawah tanah. Setelah
tim mulai melakukan
penggalian kondisinya
terlihat makin membaik
karena terdapat cahaya
dari luar.
Ia menyatakan, masih
memusatkan penggalian
di ruang bawah tanah II
dimana didalamnya
ditemukan pipa tua yang
sudah berkarat dan
membentang hingga
menuju terowongan
misteri yang berukuran
kecil. “Saya belum bisa
memastikan apa yang
ada didalam terowongan
itu dan air yang berada
di ruangan tersebut
tergolong jernih dan
tidak mengeluarkan
aroma yang tidak
sedap, ” ungkap Suedi
Ananta, tim arkeolog
yang ikut melibatkan 9
tukang bangunan untuk
membantu proses
penggalian.
Saat ini, tim arkeolog
dari Balai Pelestarian
Peninggalan Purbakala
Serang semakin gencar
menguak misteri yang
berada di terowongan
yang berukuran kecil
tersebut. “Mereka
menggali dengan sangat
hati-hati karena usia
bangunan ini sudah
sangat tua. Saya sangat
takjub melihat bahan
yang digunakan untuk
membuat tembok
ternyata bukan dari bata
merah tetapi batako dan
masih berdiri dengan
kokohnya, ” ujar
Hardinun, anggota tim
evakuasi bunker Stasiun
Tanjung Priok.
Sedangkan tim arkeolog
sudah memulai
penggalian dan mereka
menginap di lantai 2
yang memiliki ruang
kamar tidur yang zaman
dulunya digunakan
sebagai kamar hotel.
“ Kami masih melakukan
penggalian hingga 5 hari
kedepan. Diharapkan
bisa mendapatkan
penemuan baru yang
selama ini menjadi
misteri, ” harap Hardinun
kepada
wisatapesisir.com yang
ikut menyaksikan
langsung proses
penggalian terowongan
misteri.
Serangkaian misteri
seputar bunker Stasiun
Tanjung Priok masih
belum terpecahkan
karena membutuhkan
waktu dan biaya yang
cukup besar untuk
menguaknya. “Ada info
terowongan ini menuju
pulau onrust, museum
fatahillah dan
sebagainya namun masih
belum pasti karena perlu
bukti yang nyata, ” tutur
Isroyadi, Kepala Stasiun
Tanjung Priok.
Ditambahkannya, selain
bunker, di Stasiun
Tanjung Priok juga
memiliki wc VVIP yang
masih dipertahankan
ornamen dan
perlengkapannya.
“ Hanya sedikit sekali
yang dirubah sehingga
ornamennya terkesan
modern namun unik, ”
tambahnya. Sejumlah
ruangan antik nampak
terlihat sangat cantik
dan tetap dalam kondisi
terpelihara diantaranya
dapur yang lengkap
dengan lemari
makanannya, ruang kecil
yang mirip dengan lift
namun menggunakan tali
untuk mengantar bahan
makanan, ruang dansa
tempo dulu, kantor,
ruang resepsionis, kamar
hotel dan lain-lain.
Bahkan nuansa mistik
kental tercium di
ruangan bawah tanah
dan sejumlah lokasi
lainnya. “Selama saya
bertugas disini tidak
pernah menemukan hal-
hal yang menyeramkan
namun ada beberapa
orang yang menyebutkan
pernah melihat sosok
orang Belanda yang
berlalu lalang di
sejumlah ruangan, ” ucap
Isroyadi.
Sementara itu, rasa
penasaran tim arkeolog
makin diuji terkait
dengan penemuan
terowongan berukuran
kecil yang berada di
ruang bawah tanah
Stasiun Tanjung Priok.
Maka pantaslah Stasiun
Kereta Api Tanjung Priok
menjadi salah satu obyek
wisata andalan Jakarta
Utara yang terangkum
dalam 12 jalur wisata
pesisir karena
serangkaian misteri
peninggalan zaman
Belanda masih
menyelimuti lokasi
tersebut dan diharapkan
bisa menarik minat
wisatawan lokal maupun
mancanegara untuk
berkunjung.

The Hell's Doors

Hell doors termasuk ke
dalam salah satu tempat
ajaib di dunia karena
misteri dan fenomena
yang tersembunyi di
dalamnya. Orang-orang
biasa juga menyebutnya
dengan the door to hell
yang berarti pintu
menuju neraka. Disebut
demikian karena tempat
ini seakan-akan
terhubung dengan inti
bumi. Hell doors terletak
di dekat kota kecil
Darvaz di Uzbekistan.
hell doors ditemukan 35
tahun yang lalu dimana
tim geologis sedang
menggali untuk mencari
sumber gas. Akan tetapi
yang mereka temukan
adalah sebuah goa besar
yang berapi.Goa ini tetap
menyala karena terdapat
kandungan gas yang
tidak terkirakan di
dalamnya sehingga
diperkirakan goa ini
akan terus membakar
gas selamanya. Menurut
para peneliti dan
geologist, lubang
tersebut adalah
keajaiban. Dia tidak
mengeluarkan gas-gas
yang beracun, tidak
seperti kebanyakan
lubang2 raksasa lainnya.
Seharusnya karena
kedalamannya yang
sangat dalam lubang
tersebut mengeluarkan
gas beracun, tapi yang
ini tidak.
Banyak spekulasi yang
merebak terkait proses
pembentukan lubang ini.
Ada yang mengatakan ini
adalah keajaiban alam.
Ada yang mengatakan
bahwa ini bekas tempat
meteor berskala sedang
(medium scale) yang
jatuh. Ada juga yang
mengatakan bahwa ini
akibat dari kecelakaan
pada pengeboran
eksplorasi gas alam yang
menimbulkan ledakan
besar, ini adalah bekas
ledakan tersebut. Namun
belum ada satupun teori
yang dapat dibenarkan.

Senin, 07 Desember 2009

Sendang Pelus

Obyek wisata alam
budaya ini terletak di
Kecamatan Buayan,
sekitar 10 km selatan
Gombong atau 31 km
baratdaya Kebumen. Air
yang ke luar dari celah
batu gamping di bawah
perbukitan membentuk
sebuah sendang yang
memiliki garis tengah
sekitar 5 m. Limpahan air
disalurkan melalui parit,
yang di bagian hilirnya
dipakai oleh penduduk
setempat untuk
keperluan memasak,
mandi dan mencuci.
Sendang atau mata air
ini dihuni oleh 7 ekor
pelus sejenis belut besar
yang dikeramatkan. Pada
hari-hari tertentu
banyak orang menaruh
sesaji di pinggir sendang
dan memohon supaya
cita-cita dan
keinginannya terkabul.
Upacara ritual ini
diakhiri dengan memberi
makan pelus, berupa nasi
dan telur goreng.
Pemberian makanan
dilakukan melalui juru
kunci penjaga sendang,
yang dijabat secara
turun-temurun. Setahun
sekali sendang
dibersihkan, didahului
dengan upacara yang
digelar secara adat dan
tradisi setempat.

Sabtu, 29 Agustus 2009

Goa Jatijajar - Kebumen


Di daerah tempatku ada sebuah obyek wisata yang lumayan untuk dikunjungi,yaitu Goa Jatijajar.Goa Jatijajar adalah sebuah tempat wisata berupa goa alam yang terletak di desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Dati II Kebumen. Goa ini terbentuk dari batu kapur. Goa Jatijajar mempunyai panjang dari pintu masuk ke pintu keluar sepanjang 250 meter. Lebar rata-rata 15 meter dan tinggi rata-rata 12 meter sedangkan ketebalan langit-langit rata-rata 10 meter, dan ketingian dari permukaan laut 50 meter.


* 1 Sejarah
o 1.1 Sungai dan mitos
o 1.2 Juru kunci
o 1.3 Obyek wisata
* 2 Batuan
* 3 Diorama

# Sejarah

Goa ini ditemukan oleh seorang petani yang memiliki tanah diatas Goa tersebut yang Bernama "Jayamenawi". Pada suatu ketika Jayamenawi sedang mengambil rumput, kemudian jatuh kesebuah lobang, ternyata lobang itu adalah sebuah lobang ventilasi yang ada di langit-langit Goa tersebut. Lobang ini mempunyai garis tengah 4 meter dan tinggi dari tanah yang berada dibawahnya 24 meter.

Pada mulanya pintu-pintu Goa masih tertutup oleh tanah. Maka setelah tanah yang menutupi dibongkar dan dibuang, ketemulah pintu Goa yang sekarang untuk masuk. Karena dimuka pintu Goa ada 2 pohon jati yang besar tumbuh sejajar, maka goa tersebut diberi nama Goa Jatijajar (Versi ke I).

# Sungai dan mitos

Di dalam Goa Jatijajar terdapat 7 (tujuh) sungai atau sendang, tetapi yang data dicapai dengan mudah hanya 4 (empat) sungai yaitu :

1. Sungai Puser Bumi
2. Sungai Jombor
3. Sungai Mawar
4. Sungai Kantil

Untuk sungai Puser Bumi dan Jombor konon airnya mempunyai khasiat dapat digunakan untuk segala macam tujuan menurut kepercayaan masing-masing. Sedangkan Sungai Mawar konon airnya jika untuk mandi atau mencuci muka, mempunyai khasiat bisa awet muda. Adapun Sendang kantil jika airnya untuk cuci muka atau mandi, maka niat/cita-citanya akan mudah tercapai.

Pada saat ini yang telah dibangun baru Sendang Mawar dan Sendang Kantil, Sedangkan Sendang Jombor dan Sendang Puser Bumi masih alami dan masih belum ada penerangan serta licin.

# Juru kunci

Sebelum Goa Jatijajar dibangun sebagai Objek Wisata, dahulu dikelola oleh juru kunci. Adapun silsilah juru kunci yang pernah mengelola Goa Jtijajar, yaitu :

1. Juru Kunci Ke I - Jayamenawi
2. Juru Kunci Ke II - Bangsatirta
3. Juru Kunci Ke III - Manreja
4. Juru Kunci Ke IV - Jayawikrama
5. Juru Kunci Ke V - Sandikrama

# Obyek wisata

Pada tahun 1975 Goa Jatijajar mulai dibangun dan dikembangkan menjadi Objek Wisata. Adapun yang mempunyai ide untuk mengembangkan atau membangun Goa Jatijajar yaitu Bapak Suparjo Rustam sewaktu menjadi Gubernur Jawa Tengah. Sedang pada waktu itu yang menjadi Bupati Kebumen adalah Bapak Supeno Suryodiprojo.

Untuk melancarkan dan melaksanakan pengembangan Goa Jatijajar ditunjuk langsung oleh Bapak Suparjo Rustam cv.AIS dari Yogyakarta, sebagai pimpinan dari cv.AIS adalah Bapak Saptoto, seorang seniman deorama yang terkenal di Indonesia. Sebelum Pemda Kebumen melaksanakan pembagunan Goa Jatijajar, terlebih dahulu Pemda Kebumen telah mengganti rugi tanah penduduk yang terkena lokasi pembangunan Objek Wisata Goa Jatijajar Seluas 5,5 hektar.

Setelah Goa Jatijajar dibangun maka pengelolanya dikelola oleh Pemda Kebumen. Sejak Goa Jatijajar dibangun, di dalam Goa Jatijajar sudah ditambah dengan bangunan-bangunan seni antara lain: pemasangan lampu listrik sebagai penerangan, trap-trap beton untuk memberikan kemudahan bagi para wisatawan yang masuk ke dalam Goa Jatijajar serta pemasangan patung-patung atau deorama.

# Batuan

Di dalam Goa Jatijajar banyak terdapat Stalagmit dan juga Pilar atau Tiang Kapur, yaitu pertemuan antara Stalagtit dengan Stalagmit. Kesemuanya ini terbentuk dari endapan tetesan air hujan yang sudah bereaksi dengan batu-batu kapur yang ditembusnya. Menurut penelitian para ahli, untuk pembentukan Stalagtit itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Dalam satu tahun terbentuknya Stalagtit paling tebal hanya setebal 1 (satu) cm saja. Oleh sebab itu Goa Jatijajar merupakan Goa Kapur yang sudah tua sekali.

Batu-batuan yang ada di Goa Jatijajar merupakan batuan yang sudah tua sekali. Karena umur yang sudah tua sekali itu, maka di muka Goa Jatijajar dibangun sebuah patung Binatang Purba Dino Saurus sebagai simbol dari Objek Wisata Goa Jatijajar, dari mulut patung itu keluar air dari Sendang Kantil dan sendang Mawar, yang sepanjang tahun belum pernah kering. Sedangkan air yang keluar dari patung Dino Saurus tersebut dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai pengairan sawah desa Jatijajar dan sekitarnya.

# Diorama

Diorama yang di pasang dan dalam Goa Jatijajar ada 8 (delapan) deorama, yang patung-patungnya ada 32 buah. Keseluruhannya mengisahkan cerita Legenda dari "Raden Kamandaka - Lutung Kasarung". Adapun kaitannya dengan Goa Jatijajar ialah, dahulu kala Goa Jatijajar pernah digunakan untuk bertapa oleh Raden Kamandaka Putera Mahkota dari Kerajaan Pajajaran, yang bernama aslinya Banyak Cokro atau Banyak Cakra.

Perlu diketahui bahwa zaman dahulu sebagian dari wilayah Kabupaten Kebumen, adalah termasuk wilayah kekuasaan Pajajaran, yang pusat pemerintahannya di Bogor (Batutulis) Jawa Barat.

Adapun batasnya yaitu Kali Lukulo dari Kabupaten Kebumen sebelah Timur Kali Lukulo masuk ke wilayah Kerajaan Mojopahit, sedangkan sebelah barat Kali Lukulo masuk wilayah Kerajaan Pajajaran. Sedangkan cerita itu terjadinya di kabupaten Pasir Luhur, yaitu daerah Baturaden atau Purwokerto pada abad ke-14. Namun keseluruhan Deoramanya dipasang di dalam Goa Jatijajar.Bila anda penasaran,anda bisa mengunjungi tempat tersebut sebagai alternatif wisata anda dan mari kita majukan potensi pariwisata Indonesia.

Kamis, 16 Oktober 2008

☆Goa Kijang☆



Goa Kijang adalah sebuah goa di daerah pegunungan Nagaraji kab.Kebumen Jawa Tengah,goa itu agak jauh dari rumah mbah q di Nagaraji.
Goa Kijang itu unik, celah masuknya kecil namun di dalamnya lebar panjang dan lebar,dindingnya bila diperhatikan mirip dgn kubah masjid ,tapi kekurangannya goa itu belum tersentuh tangan pemerintah hingga tak ada prasarana yg memadai seperti lampu penerangan,hingga goa terlihat gelap.
Goa kijang terlihat sepi, tapi pd hari2 tertentu digunakan untuk ziarah dan minta petuah itu terlihat dr adanya bunga2 sesaji.
Goa itu panjang ke dalam, menurut orang setempat ujung goa itu sampai pantai Karang Bolong/pantai selatan jawa, kalau prasarananya memadai Goa itu pantas dijadikan salah satu tujuan wisata, apalagi jika anda orang yg suka berpetualang atau suka melakukan penjelajahan,maka anda pantas mengunjunginya. ☆Sumber:Aditya Aris.N./SMPN1Kuwarasan,Kebumen Jawa Tengah